Mengenai Saya

WA: 082124760048
Tampilkan postingan dengan label anak ayam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak ayam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 November 2020

Ayam Pendatang

Akhirnya di kandang tinggal seekor jantan mangon baduy dan seekor betina mangonkong, yang lain? Dah terbang ke tampat lain. Sepasang mangon ini akhirnya menikmati bulan madu tanpa ada gangguan dari ayam lain, hasilnya? Punya telor 23, ra ndobos iki....!!! Punya anak 14, kena seleksi alam masih 11 ekor, jantannya 4. 

Karena masih punya waktu cukup lama untuk menunggu si anak-anak ini untuk dewasa dan mumpung masih ada dana untuk transfer maka dengan gagah berani (halahhh......) didatangkanlah anak-anak ayam ini.....




Masih pada mabok habis turun dari bus.

Penampakan sekarang, salah duanya.....



Dan....... menunggu satu tahun lagi lebih untuk punya keturunannya, suwe dab..... makane anake sok larang regane ha..ha...haaa 

Siap-siap nabung dari sekarang kalo pengen anaknya nanti yee.......

Minggu, 12 Juli 2020

Blood Line baru - 3: Mangon Baduy X BK

Ada satu lagi pasangan coba-coba, pejantan Mangon Baduy cross dengan betina BK.
Betina BK ini anak dari pejantan Kelabu (pejantan BK terakhir sebelum pake Mangon Baduy) dengan betina kelabu gelap (3 darah - anak dari pejantan BK-Saigon x betina BK-Pakhoy).
Sekarang ini pejantan Mangon Baduy sudah dijodohkan dengan 4 betina:

1. x betina BK-Pakhoy, warna hitam, kaki hitam-coklat
anak-anaknya keluar warna bulu batik, warna ayam kekinian: batik coklat-hitam, satu ekor yg masih tinggal di kandang berwarna batik hitam putih ada coklatnya, kaki hijau.
- babon SOLD -



2. x betina 3 darah, warna kelabu gelap, kaki hijau
anak-anaknya berwarna hitam dan kelabu ada batiknya sedikit, kaki hitam-coklat-putih.
- babon SOLD -



3. x betina BK, warna kelabu muda, ujung ekor ada putihnya, kaki hijau ada spot hitam.
anak-anaknya berwarna hitam, belum kelihatan ada batik atau tidak karena baru netas 2 hari yg lalu, kaki hitam ada belang putihnya.
 - SOLD OUT - borongan simbok sak anak e


4. x betina Mangonkong, warna coklat muda, kaki kuning gading.
anak-anaknya mayoritas warna terang, ada batiknya, kaki kuning gading.
*babon hitam untuk nitip mengeram telur dari betina mangonkong
  - babon hitam SOLD -


Pertanyaannya.....

Betina mana yang punya gen dominan?
Betina mana yang punya gen resesif?

Jawab: durung ngerti, masih ada kemungkinan untuk berbeda keturunan jika ketemu pejantan lain.

Senin, 15 Juni 2020

Blood Line baru -2: Mangon Baduy X Mangonkong

Wisss....gak usah banyak cerita biar foto yang berbicara.....
Perkoro sesok anake model tarung embuh yo luweh, sik pasti induk ayam e koyo ngene iki :

Betina: Mangonkong

Jantan: Mangon Baduy


Iki hasile.....

Agek pisan iki duwe babon ngendok nganti 19 kok durung niat angrem. Rasah protes sik ketok kok ming 12, ngene..... no 1-6 wis dititipke babon liyane sik wis angrem, sik no 19 metu sedino bar petarangane tak foto, paham ya....

update 29/6/2020:
Total telur menjadi 22 butir, yg 6 dititipkan babon lain berhasil menetas 4, yg 16 butir biar dierami sendiri, sekalian cek betina ini pinter mengeram apa tidak. Netesnya banyak syukur, netes sedikit  rapopo.


update 12/7/2020:


Menetas 10, gagal tetas 1, kosong 5.
Total menetas 14 dari 22 telur.
Mudah-mudahan panen tepat waktu 7 bulan yang akan datang.
 

update 14/9/2020:
 
Yang 10 ekor kena seleksi alam 2, tinggal 8 ekor, 2 jantan, sisanya betina. Baru kemarin ini yg umur 2 bulan bencandaannya kebangetan jadi tawur massal. Yang jantan tarung dengan betina, satu di luar, satu di dalam. Setelahnya pun gak mau damai lagi 2 jantannya. 
Kalo yg betina masih bisa damai, pisss girls.... 😀😀😀  



Mana kandangnya terbatas tapi musti misah 2 jantan cilik itu, jadi ribet..... Pengennya gedein dulu sampai siap abar, biar puas lihatin tarungnya, cuma kalau kayak gini keadaanya kalau ada yang mau balik nama boleh lah..... cuma harganya perih nih... tapi bakal berbanding lurus dengan kualitasnya. Saya ingatkan ini anakan dari betina Mangonkong dengan pejantan mangon Baduy.

Silakan cek FB tentang mangonkong dan mangon Baduy, kalau penasaran bisa tanya-tanya ke pabriknya mangonkong dan yang punya mangon baduy. Mau percaya boleh, enggak juga boleh, karena ya kualitasnya memang begitu.

Untuk yang berani perihhhhh......

Jantan umur 2 bulan: 600k, umur 3 bulan: 900k

Betina umur 2 bulan: 1000k, umur 3 bulan: 1500k

Untuk yang dewasa belum punya, induknya belum akan dijual.

Wawancara bisa ke no. WA: 081328731176

Minggu, 10 Mei 2020

Blood Line baru -1: Mangon Baduy X BK

Mangon pendatang di kandang sudah bisa jadi pejantan, dikawinkan dengan betina BK-Pakhoy, taulah nanti model tarung anaknya kayak apa ya terserah ayamnya, saya gak mau ngatur-ngatur heh...kamu anak mangon kok tarungnya jual botol, gak boleh ya!! harus main teknik yg lincah, jangan cuma plonga-plongo!!
he..he..he... belum konslet otak saya yaa.....
Pokoknya anak ayamnya dikasih makan, dikasih minum, biar tumbuh sehat sampe gede, dah gitu aja.


Bapaknya nihh.... Mangon baduy



Simbok (BK-Pakhoy) dengan 5 anaknya

Sehat semuanya yaaaa......


update 15/6/2020:
penampakan umur sebulan lebih seminggu, prediksi 3 cowok 2 cewek


update 29/6/2020:
tinggal seekor yang batik hitam putih seperti burung puyuh, kaki hijau (foto: paling ujung sana), yang empat ekor dipayoni tetangga

update 7/7/2020:
sengaja ditinggal, jangan keluar dulu




Yang Terlupakan

Beberapa waktu lalu ada beberapa betina muda yang masih nunggu disortir, tapi kelamaan dan akhirnya sampai bertelur setelah diperawani jago. Jagonya jelas si Kelabu, masalahnya adalah ini hasil perbuatannya dengan betina yg mana, karena waktu itu cuma lihat ada telur nganggur trus diambil ikut ditetasin ke betina yg lagi ngeram dan menetas. Jadinya.... ya bingung.
Sampai sekarang masih dikasih pakan biar tambah gede, entar mau di keranjangin atau di besarin sampai siap dicoba ya pikir belakangan saja.


update 15/6/2020:
Dah habis diborong tetangga sebelah

Jumat, 15 November 2019

Generasi baru: Jago Kelabu x babon kelabu

Jantan muda x betina muda

ini bapak-e

ini simbok dan anak-anak

masuk umur 2 bulan, warna gradasi dari hitam ke abu-abu terang

update 3/5/2020:
Anakan +pejantan sudah diborong, tinggal biangnya.

Senin, 27 Mei 2019

Double Team - Iwake Pitik #4

Sebenarnya masih pengen dapat anakan betina dari pasangan jago merah+betina putih klawu tua, tapi nggak diijinkan oleh yang Punya Kuasa. Belum sempat bertelur lagi keburu jantannya mati. Pada saat yang sama jantan wido+ babon BK hitam kok ndilalah mau bertelur sampai mengeram, padahal biasanya telurnya habis dicaploki sendiri, yowis... alhamdulillaahh...
Trus jantan wido dijodohkan dengan babon putih klawu yang ditinggal mati si merah. Ndilalah juga mau kawin, nah.. tinggal nunggu bertelur nih... namun apa mau dikata kalo Yang Punya Kuasa berkehendak. Jantan wido pun tewas. Harapan keturunan si wido pun berhenti sampai di keturunannya dengan babon BK hitam.
Pada masa yang sama, betina kelabu, pasangan jantan hitam, mengeram untuk yang ke-3 kalinya. Kebetulan telur-telur dari kedua pasangan ini waktu menetasnya bersamaan, terpaksa anakannya dicampur, bisa lah nanti dibedakan, kalaupun tidak tepat tetap saja itu ayam dari Kandang Abang, ngono wae rasah digawe angel.
Agar kedua induk tidak stress maka masing-masing betina biar bawa anak yang terakhir menetas, biar belajar momong. Anakan lainnya masuk ke akuarium, total ada 14 ekor kuthuk di situ.

BK hitam:


  

Kelabu gelap:






Campur, total 14 ekor:
ada 1 ekor calon wido, moga-moga tumbuh sehat hingga beranak pinak



update 14/6/2019:
umur sebulan, perbandingan antara kuthuk yang ikut simboknya dengan yang dipisah terpaut cukup jauh. Yang paling kecil di akuarium tetap lebih besar tubuhnya dari yang ikut simbok.

Minggu, 14 April 2019

Anak Baru - Iwake Pitik #3

Mumpung ada pasangan yang sedang hot..... koyo opo wae hot he..he..he.. Mumpung sedang ada pasangan yang aman, babon waras gak notholi endhog, ya gitu... tancap gas terus....
Anakan yang terakhir sudah punya adik nih... netas tgl. 19 Maret. Meskipun yang umur tanggung masih ada di kandang, tetap nekat tambah tetasan.






sekarang inipun pasangan induknya sudah mulai bertelur lagi, dan tetap akan ditetaskan lagi. Isi kandange luber yoben... bentar lagi Idul Fitri. Kalo gak dimasak sendiri ya lempar ke padagang ayam kan bisa buat ganti beli pakan ayam.


update 28/5/19:

rombongan yang ini berkurang 1 ekor, tiba-tiba kakinya lemes. Nggak pake lama pindah ke penggorengan.


update 16/9/19:

Akhirnya tinggal dua....





1. Sudah laku


2. Belum berani kepruk-keprukan  Sudah laku



Rabu, 16 Januari 2019

Isi kandang nambah lagi - iwake pitik #2

Nggak terasa ternyata lebih dari setengah tahun tidak ada suara ciap-ciap ayam kecil di kandang - sebelum yang menetas Desember 2018 kemarin ya...
Anakan sebelumnya hanya 2, betina, warna sama-sama kelabu, induk sama, bapak beda. Mumpung sudah mau bertelur sekalian saja dikawinkan. Yang lebih tua malah belum pernah menetaskan telur, entah kenapa. Yang lebih muda dikawinkan dengan jantan hitam, baru sekali nelor ini malah bisa menetas.
Saatnya menikmati lagi memelihara anak ayam...

Ini bapake:







Ini ibuke:





Menetas tgl. 13 Januari 2019:


update tgl. 27/02/2019:






Ada seekor yang sempat sakit (paling kiri, cuma terlihat leher sampai kepala), tiba-tiba kakinya seperti lumpuh layuh kurang lebih 3 hari. Coba-coba saja kaki yang lemes saya tarik-tarik dan pijit pelan-pelan, ndilalah... dua hari kemudian bisa berdiri dan berjalan walaupun masih tidak normal, ndilalah lagi... 2 minggu kemudian bisa pulih berjalan normal meskipun jarinya ciker 2. Hanya saja pertumbuhannya juga kalah sama yang lain meskipun nafsu makannya tetap bagus.


update 15/4/2019:

anak ayam yang sempat sakit akhirnya koit juga


update 28/5/2019:

tinggal 1 ini, masih malu-malu nggak pernah ketemu menungso



update 17/6/2019:

masih liar tapi sudah mendingan



update 23/7/2019: 

Tewas


Jumat, 21 Desember 2018

Paket Akhir Tahun - iwake pitik #1

Ngingu pitik bagi saya sebagai hiburan, jadi... ya jalani saja dengan santai, gak usah ngoyo. Jodokke pitik yo sakdadine wae, gelem giring, gelem angrem, tekno wae saknetese. Nek wis netes agek diopeni. Nek babone notholi endok wae yowis ben, nek sempat ngambil telornya ya ambil, titipin ke babon lain kalo ada yang ngeram. Kalo sudah jalannya pasti sampai deh..

Awal Desember lalu si babon putih klawu senior akhirnya menetaskan telornya lagi. Entah berapa telor yang dierami, muncullah 5 ekor makhluk kecil berwarna kelabu. Seminggu kemudian sebutir  telor titipan dari babon hitam si pemakan telor ikut menetas juga.

Kini akuarium ada isinya lagi, ngasih makan ayam kecil lagi, bau kotoran ayam lagi, nikmati lagi keseruannya punya anak ayam. Entah berapa yang jantan, entah berapa yang betina, besok kalo sudah waktunya juga bakal ketahuan.

Santai aja broo...

Ini bapake:





Ini ibuke:


update 28/5/19:
Jantan yang ini is dead.


iwak-e pitik:
yang seekor lagi belum menetas saat foto ini diambil



update 14/1/19:

yang kelabu menetas tgl. 8 Desember 2018, dan yang hitam menetas tgl. 15 Desember 2018.




Bapake yang hitam: wido, ibuke: hitam.


update 28/5/19:


Tinggal 3 ini saja, yang kelabu gelap untuk calon pejantan
Yang wido dan betina mo ditunggu bentar lagi, kalo nggak jelas bentuknya ya jadi ayam goreng


update 23/7/19:

Wido jantan di tengah (foto atas): Tewas




Senin, 02 Juli 2018

Tetap semangat..!!!

Yang namanya seneng itu mahal harganya !! Gak percaya?? Dulu saat masih pacaran pasti berusaha mewujudkan apapun yang pacarmu pingini. Meskipun kantong tipis tapi dengan cara apapun, pinjam duit siapapun (hooh to...??), keinginan pujaan hati harus terpenuhi. Kalau sudah terpenuhi. meski punya tanggungan utang, tapi rasanya gimana? Puas kan... Karena apa? Karena masih seneng sama pacarmu !!
Sekarang coba diingat-ingat kalau satu mantan pacar "belanja" minim 100rb per minggu, hitung saja berapa lama kamu jalan dengan pacarmu, berapa banyak mantan pacarmu, berapa banyak mantan "pacar serep" mu. Kalau kamu jomblo sejati yahh... gak banyak deh...
Kalau masih bisa ingat mantan-mantanmu yoo elok tenan... Kalau masih bisa ingat pengeluaran "belanja" mu selama pacaran paling nggerundel...
Ngopo ra nggo ngingu pitik wae ha..ha...ha...
Jangan salah..... ngingu pitik juga butuh belanja, banyak-sedikit ya relatif, tergantung pada jumlah pitikmu, tergantung pola ngingu pitikmu mau ternak jangka pendek atau jangka panjang, mau pembesaran, mau makelaran, nanti hitungannya bakal beda. Yang pasti adalah butuh bikin kandang dan pakan harian. Meskipun kandang cuma emplek-emplek dari triplek bekas tetap saja butuh dana, entah beli paku atau kawat.
Kembali lagi ke rasa seneng tadi, terutama peternak, karena tujuannya untuk menambah populasi, menciptakan strain baru, plus pakai metode coba-coba, maka biaya pakan menjadi masalah utama. Akan sangat untung bila pakai cara cross-breed bisa dapat langsung pasangan yang pas, maksudnya keturunannya berkualitas bagus, tinggal nerusin saja. Tapi kalau diniati ternak jangka panjang, bikin calon indukan khusus dengan quality control yang ketat, lanjut line breed, lanjut lagi proses cetak fighter, maka harus jaga-jaga siapin amunisi lebih dari sekadarnya, kalau tidak ya bisa mogok di tengah jalan, bubar semua rencana.
Bisa saja sih kalau mau kerjasama dengan kenalan, masing-masing bikin satu proses maka pengeluaran biaya bisa ditekan, dengan catatan: punya satu tujuan yang sama dan jelas.
Kalau mau jalan sendiri ya siap-siap dengan rintangan yang sudah pasti menghadang didepan, dan itu pasti bakal ada. Nah...kalau gak ada rasa seneng apa sanggup bertahan? Siap nggak ngasih makan pitik tapi cuma dapat pupuk kandang, telor, dan daging?
Seperti saya sekarang nih... betina 5 yang beres cuma 1 dan sedang ngemong anak 1 ekor, 1 ekor masih ABG, piye nek ngono kuwi?? Makani pitik cuma dapat pupuk kandang loh...
Pejantan ada 6, 1 bubulen, 1 masih muda+ciker - mau disembelih belum sempat, 1 mau dijual juga belum sempat. Sama kan... makani pitik cuma dapat pupuk kandang.
Akhirnya ya... dinikmati saja.... wong 2 tahun lalu ayam sekebon habis juga gak gimana-gimana.
Kalau sudah seneng ojo banget-banget, nek sengit yo ojo banget-banget, kata simbah-simbah dulu biar kalau jatuh nggak terlalu sakit, wis ngono wae....

Ini hasil eraman 8 telur yang netes cuma satu pas di tanggal terakhir bulan Mei 2018:



Bapak-Ibuke:




dinikmati saja sambil bersih-bersih potongan keramik, ada kemungkinan jantan, ada kemungkinan pasangan ini cocok, ada kemungkinan dapat bodi bagus, tunggu saja....


update 16/07/2018:

ini penampakan setelah 1,5 bulan






ditunggu saja bagaimanapun nanti hasilnya....



update 22/10/2018:
bulu jadi warna abu-abu gelap dan ternyata cewek






Rabu, 20 Desember 2017

Kena PHP

Bulan lalu induk putih senior sukses dikawinkan dengan jago hitam, sudah mau bertelur, aman sentosa pokoknya. Sebenarnya gak tahu nelor berapa butir, sengaja saya nggak tengokin eramannya. Setelah menunggu sekian lama akhirnya kemarin pagi terdengar lagi ciap-ciap anak ayam, alhamdulillaaahh.... netas juga...
Meskipun akhir tahun gini kerjaan menumpuk gak karuan tapi demi anak ayam (ha..ha...ha... kerjaan kantor kalah karo pitik) dibela-belain pulang cepat. Hujan deras menghampiri di tengah perjalanan pulang tidak bisa melunturkan niat untuk mampir ke toko langganan untuk beli AD 1. Sampai rumah cuma menghabiskan minum yang disiapin istri, habis itu langsung pergi cek kandang.
Nggak pake lama langsung siapin tempat untuk anak baru, pasang lampu, tempat pakan dan minum. Karena gak sempat bikin dan gak mau beli kurungan baru maka aquarium yang gak terpakai pun disulap jadi kurungan, modal nekat kok he..he..he..
Cek tempat eraman ternyata ada ada 4 butir telur yang belum menetas dan 3 ekor yang sudah menetas. Yang sudah menetas langsung pindah ke tempat baru, baru umur semalam tapi terlihat sehat, aktif, warna kelabu bakal koyo simbahe lanang, pokoke seneng dan yakin bakal jadi turunan bagus. Pakan sudah, minum sudah, lampu sudah, tutup pake potongan seng plastik, tindih pake box tempat eraman yang belum dipakai, tambah 1 kg pakan AD 1 taruh diatasnya. Sempat kepikiran tutup dulu pake lawat strimin tapi gak jadi, dan ini kesalahan besarnya. Dirasa cukup dan adzan maghrib sudah berkumandang, pulang deh..
Pagi tadi seperti biasa kasih makan peliharaan, pertama masuk langsung cek tempat bayi....
BUSET .....!!! Seng plastik dah bergeser, lampu jatuh, dan.....
anak pitikku ilang kabehhhh.....
Lemessss rasanya ......
Cek tempat eraman ada seekor yang menetas, 1 butir mungkin nanti sore bisa menetas. Bayi baru langsung pindah tempat, biar aman langsung pasang kawat strimin dan tambah pemberat.
Dihitung-hitung si babon ternyata bertelur 9 butir, yang kosong 3, menetas 6, hidup 2, moga-moga tekan gede.
Agenda hari ini pindah bayi satunya.
Agenda besok malam: nyanggong tikus, kalo ketangkap pasti kelakon dicacah, jengkel je....



update 26/01/18:
Nggak terasa sudah satu bulan si kecil ada di aquarium, akhirnya ada 2 ekor yang selamet, mugo-mugo bertahan sampai dewasa. Yang kepalanya koyo pitik sombong yakin jantan, satunya koyone wedok. 
Satu yang belum kesampaian: memutilasi tikus ranggenah, nanti malam mungkin kalo nggak capek.


update 21/02/18:
Saat menetas dulu dua-duanya normal, cuma makin ke sini masuk umur sebulan ada indikasi yang jantan kakinya ciker dua jari kaki kanan, yang betina masih mending cuma satu jari agak bengkok. Sekarang sudah tidak menghuni akuarium lagi, tapi dah pindah keluar di kandang biar bisa berjemur tiap pagi. 
Ini penampakannya sudah masuk umur 3 bulan